Altman Z-Score

Altman Z-Score

Apa itu Altman Z-Score?

Altman Z-score adalah sebuah indikator atau formula Altman untuk mengukur potensi kemungkinan kebangkrutan sebuah perusahaan. Altman Z-score menggunakan lima rasio keuangan sebagai pertimbangan yaitu profitabilitas, leverage, likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas.

Sejarah Altman Z-Score

Altman Z-score ditemukan oleh profesor keuangan NYU Stern Edward Altman pada tahun 1967. Formula ini dari tahun ke tahun terus dievaluasi dan memiliki akurasi antara 82% dan 94%.

Fungsi Altman Z-Score

Altman Z-score berfungi untuk menilai sebuah perusahaan, baik dapat digunakan oleh investor, analis maupun debitur. Debitur dapat menggunakan Altman Z-score untuk mengevaluasi risiko kredit perusahaan. Altman Z-score juga dapat digunakan dalam investasi saham. Investor dapat menggunakan Z-Score untuk keputusan jual atau beli saham sebuah perusahaan.

Rumus Altman Z-score Model 1

Z-Score = 1.2A + 1.4B + 3.3C + 0.6D + 1.0E

Rumus Altman Z-score Model 2

Z-Score = 0,717A + 0,847B + 3,107C +0,420D +0,998E

Rumus Altman Z-score Model 3

Z-Score = 6,56A + 3,26B +6,72C +1,05D

Dimana:

    A = Modal kerja/Total aset atau (Working capital/Total assets)

    B = Laba ditahan/Total aset atau (Retained earnings/Total assets)

    C = Laba sebelum bunga dan pajak/Total aset atau (Earnings before interest and tax atau EBIT/Total assets)

    D = Nilai pasar ekuitas/Total liabilitas atau (Market value of equity/Total assets).

    E = Pendapatan/Total aset atau (Total sales/Total assets)

Parameter Altman Z-score Model 1

Altman Z-score memiliki beberapa model dalam pengembangannya karena karakteristik penelitian perusahaan yang digunakan. Pada rumus model 1 diatas adalah model 1 dengan parameter peluang kebangkrutan semakin tinggi jika skor berada di bawah 1,8. Nilai di atas 3 artinya perusahaan baik dengan berpeluang kecil untuk bangkrut dan nilai antara 1,8 - 3 adalah indikator kewaspadaan.

Parameter Altman Z-score Model 2

Untuk Z-score Model 2, Score yang dianggap bagus untuk perusahaan swasta berada di atas 2,9 yang berarti menunjukkan peluang bangkrut yang rendah dan berpeluang besar untuk bangkrut jika nilai Z-Score berada di bawah 1,23. Lalu untuk nilai dengan kewaspadaan berada pada rentang 1,23 – 2,9.

Parameter Altman Z-score Model 3

Untuk Z-score Model 3, Score di atas 2,6 dianggap nilai yang bagus dan kemungkinan bangkrut sangat kecil sebaliknya nilai di bawah 1,1 berarti perusahaan berpeluang besar untuk bangkrut dan kewaspadaan di nilai antara 1,12,6.

Cara menghitung Altman Z-score

Misalkan sebuah perusahan memiliki data laporan keuangan sebagai berikut:

  1. Working capital = 4.234.346.543.213
  2. Total Assets = 4.854.345.434.234
  3. Retained Earning = 1.334.237.578.988
  4. EBIT = 32.444.535.322.432
  5. Market value of equity = 7.453.456.466.626
  6. Total Liabilities = 15.867.543.678.568
  7. Sales = 10.456.756.786.672

Hitung per variabel yang dibutuhkan dan kalikan dengan nilai pengkalinya

  1. Working capital/ Total Assets = 0,4 x 1.2
  2. Retained earning/ Total Assets = 0,4 x 1,4
  3. EBIT/ Total Assets = 0,12 x 3,3
  4. Market value of equity/ Total Liabilities = 4,35 x 0,6
  5. Sales/ Total Assets = 1,51 x 0,999

Jumlah nilai akhir 5,6

Dari perhitungan diatas nilai 5,6 diatas nilai batas perusahaan dikatakan baik dari ke 3 model maka dapat disimpulkan dari data tersebut perusahaan berpeluang kecil untuk bangkrut.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya!

 

 

 

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar