Basis Risk

Basis Risk

Apa Itu Basis Risk?

Risiko dasar atau Basis Risk adalah resiko yang ditanggung investor saat melakukan strategi lindung nilai/hedging, dengan mengambil posisi yang berlawanan dari aset, contohnya dengan melakukannya dengan instrumen kontrak berjangka. Risiko dasar terjadi akibat dari usaha untuk melindungi investasi dari risiko harga.

Risiko sama sekali tidak dapat dihilangkan dari investasi. Namun, risiko bisa diminimalisir Jadi, ketika seorang investor melakukan hedging untuk lindung nilai dari fluktuasi harga, investor sudah berusaha untuk mengubah risiko yang melekat menjadi bentuk risiko lain dengan harapan lebih baik yang dikenal dengan risiko dasar atau basis risk.

Fungsi Lingung nilai?

Lindung nilai adalah pembelian atau penjualan aset atau perjanjian kontrak keuangan untuk menghilangkan risiko yang terkait investasi, Lindung nilai menggunakan kontrak berjangka.

Kontrak lindung nilai adalah perjanjian untuk membeli atau menjual sesuatu dengan harga tertentu pada tanggal tertentu di masa depan. Contohnya investor memiliki emas yang dibeli dengan harga Rp1juta per gram, Investor dapat melakukan kontrak berjangka untuk menjual emasnya seharga Rp 1.1 juta bulan depan. Dengan kontrak berjangka yang mengikat ini, investor kebal terhadap kerugian akibat penurunan harga emas dimasa depan.

Kenapa Investor melakukan Hedging?

Untuk meminimalkan risiko dari nilai asset investasi yang volatil, investor melakukan lindung nilai terhadap asset yang dimiliki namun, ada kemungkinan strategi lindung nilai akan gagal berfungsi seperti yang sudah direncanakan dan tidak akan menghilangkan potensi kerugian yang akan terjadi.

Jenis Risiko Dasar/Basis Risk

  1. Risiko dasar harga : Risiko yang terjadi ketika harga aset dan kontrak berjangka tidak bergerak selaras.
  2. Risiko basis lokasi: Risiko yang muncul ketika underlaying aset berada di lokasi yang berbeda dari tempat kontrak berjangka diperdagangkan. Contohnya, basis antara minyak sawit aktual yang dijual di Kuala lumpur dan minyak sawit berjangka yang diperdagangkan di bursa berjangka singapura mungkin berbeda dari basis antara minyak sawit Kuala lumpur dan minyak sawit berjangka yang diperdagangkan di pasar berjangka Kuala Lumpur.
  3. Risiko dasar kalender : Tanggal penjualan pada pasar spot berbeda dari tanggal kadaluwarsa kontrak berjangka.
  4. Risiko dasar kualitas produk: yaitu kualitas aset spot berbeda dari aset yang diberikan oleh kontrak berjangka.

 

------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya

 

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar