Cara menggunakan indikator stochastic

Cara menggunakan indikator stochastic

Stochastic adalah alat bantu teknikal analisis yang berbentuk  2 garis untuk menentukan momentum entry dengan acuan overbought dan oversold, indicator ini masuk dalam kategori  oscillator, dikembangkan oleh George Lane di tahun 1950-an.

 

Indikator ini dengan dasar pemikiran bahwa ketika pasar sedang uptrend, harga akan cenderung bergerak di atas atau sama dengan harga penutupan pada periode sebelumnya, sedangkan bila pasar sedang downtrend, harga akan cenderung bergerak di bawah atau sama dengan harga penutupan pada periode sebelumnya.

Fungsi dari indikator ini adalah menentukan keadaan jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold) sebagai acuan untuk memutuskan jual dan beli saham, namun perlu diperhatikan karena bersifat oscillator indikator ini tidak cocok untuk digunakan untuk saham yang sedang mengalami trend. Indikator ini cocok digunkan untuk saham yang sedang mengalami konsolidasi.

Trading dengan oversold & overbought

Cari saham yang sedang berkonsolidasi arau sideways, karena jika saham sedang mengalami trend maka akan sering terjadi false signal. Area overbought (jenuh beli) dilkukan untuk melakukan penjualan dan area Oversold (jenuh jual) dilakukan untuk melakukan pembelian, tindakan daat dilakukan jika garis sudah melakukan perpotongan atau cross.

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya!

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar