Cara Menghitung Beta Saham Menggunakan Teknik Regresi

Cara Menghitung Beta Saham Menggunakan Teknik Regresi

Definisi Beta saham

Beta saham (koefisien beta) atau disebut juga beta sekuritas adalah nilai yang terkandung dalam suatu saham yang menunjukkan sensivitas atau kepekaan suatu saham terhadap pergerakan pasar. Beta juga adalah ukuran dari risiko volatilitas. Beta berfungsi sebagai ukuran yang sering digunakan untuk menentukan profil risiko sebuah saham.

Beta dilambangkan dengan (β) yang merupakan koefisien regresi antara dua variabel yaitu kelebihan tingkat keuntungan portofolio pasar (excess return of market portofolio) dan kelebihan keuntungan suatu saham (excess return of stock). Beta masuk dalam perhitungan ilmu statistik yang kemudian diaplikasikan pada dunia keuangan.

Penilaian Beta Saham

a. Beta saham lebih besar dari 1

Koefisien beta saham yang nilainya lebih dari 1 artinya saham memiliki pergerakan yang sangat responsive atau agresif terhadap pasar. Jika IHSG naik maka saham dengan beta ini kemungkinan akan naik dengan cepat dan sebaliknya jika IHSG turun maka saham juga kemungkinan akan mengalami penurunan dengan cepat.

b. Beta saham sama dengan 1

Koefisien beta saham yang nilainya sama dengan 1 berarti bahwa saham ini cenderung memiliki pergerakan yang sama dengan IHSG dan bergerak persis sama dengan IHSG.

c. Beta saham lebih kecil dari 1 tidak negative

Koefisien beta saham yang lebih kecil dari 1 namun tidak negative berarti bahwa saham bergerak lebih lambat dari pasar. Jika pasar bergerak naik atau turun saham dengan beta ini akan mengalami penurunan atau kenaikan yang cenderung kecil

d. Beta saham negative

Koefisien beta saham dengan nilai negative berarti bahwa saham – saham ini memiliki pergerakan pasar yang berlawanan dengan arah pasar. Pada saat pasar mengalami kenaikan saham ini cenderung mengalami penurunan atau malah sideways dan sebaliknya jika pasar mengalami penurunan saham ini malah cenderung naik, saham ini cenderung bergerak sesuai kemauannya sendiri tanpa pengaruh pasar.

Cara Menghitung Beta Saham Menggunakan Teknik Regresi

1. Data History

Sebelum menghitung beta saham, anda perlu mengunduh terlebih dahulu data harga close saham dan IHSG, Data History Saham dan IHSG dapat di unduh melalui Yahoo Finance.

Cara Menghitung Beta Saham dengan Excel Data Analysis

Setelah mengunduh data history Harga Close saham, Maka selanjutnya dapat menentukan tingkat return, dengan rumus:

Ri = (Pt – (Pt-1)/ (Pt-1)

Keterangan:

Ri         = Return pada akhir bulan

Pt         = Closing Price

Pt-1    = Closing Price bulan sebelumnya

 Langkah selanjutnya Pilih Toolbar – Data, klik “Data Analysis”

 

Akan muncul jendela Data Analysis. Pilih regression, lalu klik OK.

Kotak dialog Regression, seperti gambar berikut:

 

Lalu Isikan Data Y dengan Data Saham, condoh disini menggunakan data close saham ANTM, dan X di isi dengan Data IHSG, Kemudian klik Oke.

Maka Hasilnya akan seperti ini:

 Maka didapatkan koefisien beta 2.617.

 

Cara Menghitung Beta Saham dengan Excel Fungsi “slope”

Menghitung Beta juga dapa dilakukan dengan menggunakan fungsi “slope” yang lebih sederhana.

Anda tinggal memasukan Fungsi “=slope(data_y,data_x)

 

Data_y adalah return dari saham yang kita pilih (ANTM)

Data_x adalah market return yaitu return IHSG.

Dari perhitungan menggunakan fungsi slope di dapatkan hasil beta saham ANTM adalah 2.617

Kesimpulan

Beta saham ANTM dihitung menggunakan teknik regresi di dapatkan 2.617, maka saham ANTM memiliki kecenderungan agresif atau responsive terhadap IHSG, karena nilai beta lebih dari 1.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar