Cara menghitung bunga bank

Cara menghitung bunga bank

Apa itu bunga bank?

Bunga bank adalah biaya beban yang harus dibayarn saat membayar jasa atas peminjaman uang yang diberikan oleh bank dalam periode tertentu. Bunga ditentukan melalui persentase dari jumlah simpanan atau jumlah pinjaman.

Perhitungan Bunga

Terdapat 2 metode dalam teknik perhitungan bunga, antara lain:

a. Flat Rate

Flat Rate adalah metode perhitungan pembebanan bunga setiap bulan tetap dari jumlah pinjamannya, demikian pula pokok pinjaman setiap bulan juga dibayar sama, sehingga angsuran setiap bulan juga sama sampai kredit tersebut lunas. Metode ini diberikan kepada kredit bersifat konsumtif seperti pembelian rumah tinggal, pembelian kendaraan pribadi atau kredit konsumtif lainnya.

b. Sliding Rate

Sliding Rate adalah metode perhitungan pembebanan setiap bulan dihitung dari sisa pinjamannya, sehingga jumlah bunga yang dibayar nasabah setiap bulan menurun seiring dengan turunnya pokok pinjaman. Akan tetapi, pembayaran pokok pinjaman setiap bulan sama. Metode ini diberikan kepada sektor produktif, dengan maksud nasabah merasa tidak terbebani oleh pinjaman.

Cara menghitung Perhitungan bunga

Contoh kasus perhitungan pembebanan bunga dengan metode Flat Rate dan Sliding Rate.

PT ABCD telah memperoleh persetujuan fasilitas kredit dari Bank Cartenz senilai Rp90.000.000. jangka waktu kredit 1 tahun (12 bulan). Bunga dibebankan sebesar 24% setahun. Disamping itu, PT ABCD juga dikenankan biaya administrasi sebesar Rp400.000. kredit tersebut dapat langsung ditarik sekaligus dari rekening gironya.

Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

Metode Flat Rate

1. Menghitung Pokok Pinjama (PPJ) perbulan:

PPJ = Jumlah Pinjaman/Jangka Waktu

         = Rp90.000.000/12 bulan = Rp7.500.000/Bulan

 2. Menghitung Bunga (BG) perbulan:

BG = (Bunga × Jumlah Pinjaman)/Jangka Waktu × 1

       = (24% × Rp90.000.000)/12 bulan × 1 = RP1.800.000

Jadi jumlah angsuran setiap bulan adalah:

Pokok pinjaman     = Rp7.500.000

Bunga                           = Rp1.800.000

Jumlah Angsuran = Rp9.300.000

Jumlah angsuran setiap bulan sama sampai 12 bulan, yaitu  Rp9.300.000.

 Metode Sliding Rate

Pokok Pinjaman setiap bula adalah sama, yaitu:

PJP      = Rp90.000.000/12 bulan

               = Rp7.500.000/Bulan

Bunga = % bunga 1 tahun ×(sisa pinjaman)/12 bulan

 

1. Angsuran bula ke-1

Pokok pinjaman      = Rp7.500.000

Bunga                             = 24% × Rp90.000.000/12 bulan = Rp1.800.000

Jumlah angsuran 1 = Rp9.300.000

 2. Angsuran bulan ke-2

Pokok pinjaman      = Rp7.500.000

Bunga                            = 24% × Rp82.500.000/12 bulan = Rp1.650.000

Jumlah angsuran 2 = Rp9.150.000

 3. Angsuran bulan ke-3

Pokok pinjaman      = Rp7.500.000

Bunga                            = 24% × Rp75.000.000/12 bulan = Rp1.500.000

Jumlah angsuran 3 = Rp9.000.000

4. Angsuran bulan ke-4

Pokok pinjaman      = Rp7.500.000

Bunga                            = 24% × Rp67.500.000/12 bulan = Rp1.350.000

Jumlah angsuran 4 = Rp8.850.000

Demikian pula seterusnya untuk bunga bulan ke-5, ke-6 sampai bulan ke-12 perhitungan bunganya tetap dihitung dari sisa pinjamannya.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar