Cara Menghitung PDB

Cara Menghitung PDB

Apa itu PDB/GDP?

Produk Domestik Bruto (PDB) atau GDP (Gross Domestic Product) adalah sebuah indikator sebuah negara yang mencerminkan kegiatan ekonomi atau nilai tambah yang dihasilkan oleh keseluruhan unit usaha yang ada di dalam sebuah negara.

Fungsi PDB/GDP

Mengetahui PDB sangat penting, Produk Domestik Bruto (PDB) berfungsi sebagai alat ukur unruk melihat bagaimana aktifitas ekonomi dalam sebuah negara. Jika Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kenaikan maka dapat disimpulkan aktifitas ekonomi dalam negara tersebut kondusif, menarik untuk menjadi destinasi tujuan investor. Sebaliknya jika Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami penurunan maka negara tersebut maka kegiatan ekonomi juga mengalami penurunan atau sedang lesu.

Variabel dalam Produk Domestik Bruto (PDB)

Terdapat beberapa komponen penting di dalam Produk Domestik Bruto (PDB) yang meliputi:

  1. Konsumsi Private (Private Comsumption) yaitu konsumsi individual atau konsumsi rumah tangga yang terdiri dari durable good, nondurable goods dan service. Contoh durable goods adalah kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, barang elektronik dan barang lainnya yang relative berumur panjang.
  2. Investasi yaitu kegiatan yang berhubungan dengan investasi, contohnya seperti pengerjaan proyek, pembelian rumah, pembangunan pabrik dan berbagai jenis investasi lainnya.
  3. Pengeluaran pemerintah (Government Spending) yaitu keseluruhan pengeluaran pemerintah, seperti pembayaran gaji pegawai pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pembelian alat militer dan lain sebagainya.
  4. Ekspor bersih (Net Export) yaitu selisih melalui penghitungan Total Ekspor dikurangi Total Impor.

Rumus Produk Domestik Bruto (PDB)

PDB = C + I + G + (X – M)

Dimana:

PDB: Produk Domestik Bruto

C: Konsumsi Rumah Tangga

I: Investasi

G: Konsumsi Pemerintah

X: Ekspor

M: Impor

Cara menghitung Produk Domestik Bruto (PDB)

Misalnya konsumsi rumah tangga sebuah negara 200T, investasi 100T, Pengeluaran pemerintah 400T, Ekspor 120T dan import 300T maka perhitungannya adalah:

PDB = C + I + G + (X – M)

PDB = 200T + 100T + 400T + (120T – 300T)

PDB = 520T

 

Cara menghitung Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)

Untuk menghitung pertumbuhan maka PDB akan dibandingkan di tahun sebelumnya, misalkan PDB tahun sekarang adalah 520T dan PDB tahun sebelumnya adalah 500T maka perhitungannya adalah:

Pertumbuhan PDB = ((520T – 500T)/ 500T) x 100%

 Pertumbuhan PDB = 4%

Dari data tersebut mengindikasikan Pertumbuhan PDB masih naik dibanding tahun sebelumnya mengindikasikan ekonomi masih tumbuh.

 

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya!

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar