Mengenal saham First Liner, Second Liner dan Third Liner

Mengenal saham First Liner, Second Liner dan Third Liner

Lapis saham adalah penggolongan saham berdasarkan volume dan kapitalisasi, Cara mengetahui saham tersebut Saham Lapis Satu, Dua, dan Tiga adalah dengan melihat kapitalisasi pasar dan volume, Menurut definisinya, kapitalisasi pasar adalah harga saham dikalikan dengan total jumlah saham yang diterbitkan emiten dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sedangkan volume adalah jumlah fruquensi transasksi suatu saham, semakin besar volume maka semakin ramai di perdagangkan. Berikut Penjelasan lebih rinci :

1. Saham First Liner (Blue Chip)

Emiten yang termasuk dalam katergori ini merupakan saham unggulan, memiliki kapitalisasi pasar diatas 10Trilliun, besarnya kapitalisasi saham ini membuatnya sulit “digoreng” oleh karena itu pergerakan harganya memiliki volatilitas yang tidak tinggi. saham lapis satu atau blue chips ini memiliki pengaruh dalam pergerakan IHSG, karena bobot nya yang besar dalam menentukan arah IHSG. Saham blue chips biasanya tergabung dalam kelompok indeks LQ-45, Volumenya pun jika di rata – rata harian maupun dalam jangka waktu lebuh lama cukup ramai diperdagangkan, maka dapat dikatakan liquiditas tinggi.

Saham Blue Chips memiliki Fundamental dan kinerja yang bagus, telah teruji, stabil dan biasanya membagikan deviden setiap tahun, karena itu saham Blue chip dianggap sebagai saham yang paling aman untuk investasi jangka panjang, apalagi saham emiten BUMN yang termasuk dalam kategori Blue Chip  dikarenakan tidak mungkin saham Blue Chip BUMN akan dibiarkan bangkrut.

2. Saham Second Liner (Mid cap Stock)

Saham lapis 2 memiliki kapitalisasi pasar antara  500M – 10T, Harga sahamnya cenderung fluktuatif dan masih liquid untuk diperdagangkan. Sedangkan untuk fundamental perusahaan dikategorikan cukup baik dan masih dalam tahap berkembang. Biasanya saham Second liner juga bisa disebut dengan istilah Growth Stock dan termasuk dalam Indeks KOMPAS 100,

3. Saham Third Liner (Small cap)

Saham lapis 3 memiliki kapitalisasi pasar dibawah 500M, biasanya juga sering disebut junk stock atau penny stock, volume transaksi rata-rata tidak stabil, terkdang kecil dan terkadang tiba – tiba ramai atau  sangat besar, karena kapitalisasi pasarnya yang kecil saham ini biasa mempunyai fluktuasi harag yang tinggi, naik sangat drastis bahkan sampai batas atas perdagangan atau ARA dan tiba – tiba turun sangat drastis menyebabkan saham ini sangat Volatil, selain volatilitas tinggi risiko liquiditas juga tinggi, saham golongan ini sangat beresiko besar jika dijadikan pilihan investasi.

 

by ranggi.

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar