Opini Audit

Opini Audit

Apa itu Opini Audit?

Opini Audit adalah yang diberikan oleh akuntan publik terdaftar sebagai hasil penilaian atas temuan kewajaran laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan (Ardiyos,2007). Kata “audit” itu sendiri berasal dari bahasa Latin “audire”, yang berarti mendengarkan, mengontrol, memeriksa, dan merevisi.

Menurut PSAK (Standar Audit Keuangan), audit adalah suatu proses evaluasi sistematik atas laporan keuangan dari suatu entitas, yang bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran dari laporan tersebut dan hasil akhirnya diberikan kepada yang berkepentingan.

Dari hasil audit tersebut kemudian melahirkan suatu opini yang disebut opini audit dengan jenis – jenis sebagai berikut:

Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion)

Laporan keuangan akan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian jika:

1. Auditor telah melaksanakan tugasnya dengan kepatuhan yang ada dan bukti - bukti yang diperlukan dalam proses audit telah dikumpulkan secara memadai dan sesuai.

2. Standar umum telah sepenuhnya diikuti dalam perjanjian kerja.

3. Laporan keuangan yang diaudit memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Laporan keuangan disajikan lengkap.

Laporan keuangan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang diberikan, yang ditetapkan juga dengan secara konsisten pada laporan-laporan sebelumnya.

Tidak ada ketidakpastian material yang signifikan mengenai perkembangan masa depan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya atau diselesaikan dengan memuaskan.

Pendapat wajar tanpa pengecualian dengan bahasa penjelasan (Unqualified opinion with explanatory language)

Paragraf penjelas sebagai keterangan tambahan (bahasa penjelasan yang lain) dalam laporan audit akan ditambahkan jika terdapat keadaan tertentu yang mengharuskan auditor menambahkan keterangan tersebut sebagai pelengkap. meskipun tidak mempengaruhi pendapat wajar tanpa pengecualian yang dinyatakan oleh auditor.

Pendapat Wajar Dengan Pengecualian (Qualified Opinion)

Opini ini akan diberikan oleh auditor jika dalam laporan keuangan terdapat pembatasan ruang lingkup atau tidak ditaatinya standar akuntansi yang berlaku.  Pengecualian tersebut akan diberikan jika:

1. Bukti yang diberikan belum bisa diterima.

2. Lingkup audit dibatasi.

3. Laporan keuangan tidak sesuai ketentuan.

4. Prinsip akuntansi tidak diterapkan secara konsisten.

Pendapat Tidak Wajar (Adverse Opinion)

Opini ini diberikan jika auditor yakin laporan keuangan tidak disajikan secara wajar atau tidak sesua dengan standard yang telah ditentukan seperti PSAK dan mengadung kesalahan dalam penyajiannya.

Pernyataan Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer)

Opini ini akan diberikan oleh auditor karena kurangnya pengetahuan atau keyakinan auditor karena ruang lingkup kerja yang dibatasi sehingga kurangnya penggalian lebih dalam.

Kondisi yang menyebabkan auditor menyatakan tidak memberikan pendapat adalah :

1. Pembatasan yang luar biasa sifatnya terhadap lingkup audit.

2. Auditor tidak independen dalam hubungan dengan kliennya.

 

 

--------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya!

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar