Valuasi saham metode Graham Value

Valuasi saham metode Graham Value

Valuasi Saham adalah metode penilaian untuk menghitung estimasi harga wajar saham (fair value). Harga wajar suatu saham sering disebut sebagai nilai intrinsik.

Siapa Itu Graham?

Valuasi Metode Graham value diambil dari nama Benjamin Graham, Benjamin Graham adalah salah satu investor yang mempopulerkan investasi menggunakan nilai wajar saham atau Value Investing, melalui kedua bukunya yang legendaris yaitu the security analysis dan the intelligent investor.

Benjamin Graham merupakan salah seorang guru dari Warren Buffett, Benjamin Graham sempat mengajar di Columbia Business School tempat Warren Buffett belajar.

Rumus Awal metode Graham

Valuasi = EPS x (8.5+2g)

Keterangan:

Valuasi   = Nilai Wajar

EPS          = Earning per Share (Laba Per Lembar Saham)

8.5            =  P/E (Price Earning) yang diasumsikan untuk perusahaan yang tidak tumbuh labanya.

g                = growth rate atau tingkat pertumbuhan laba jangka panjang.a

 

Modifikasi Rumus metode Graham Value

Pada tahun 1974 Graham memodifikasi Rumusnya, karena dinilai terlalu agresif sehingga menjadi:

Valuasi = EPS x (8.5 + 2G) x (4.4/AAA)

Keterangan:

4.4       = merepresentasikan risk free rate

AAA     = Merepresentasikan Kupon obligasi dengan rating terbaik (AAA)

 

Penyesuaian Valuasi saham metode Graham Value

Karena Graham menciptakan formula pada tahun 1960an, yang artinya sangat berbeda dengan tahun 2021 sekarang dan juga Graham menciptakan formula di amerika, kondisi ekonomi, seperti risk free rate, tingkat kupon obligasi pasti berbeda dengan Indonesia. Maka rumus dimodifikasi dengan asumsi sebagai berikut:

a. PER 8.5

PER 8.5 merupakan angka yang cukup tinggi ketika digunakan untuk menghitung nilai wajar saham, mengingat Indonesia merupakan negara berkembang maka kita menggunakan penyesuaian menjadi 7x.

b. 2g

Tingkat pertumbuhan laba dikali 2 juga terlalu besar mengingat rata-rata IHSG kondisi normal adalah 15% jika dikali 2 bisa 30%, maka disini kita batasi menjadi maksimal 15%

c. 4.4

Angka 4.4 merupakan risk free rate amerika pada tahun 1960an, untuk menyesuaikan kita menggunakan bi 7 days repo rate. 6.5%

d. AAA

Untuk mencari besar kupon obligasi anda dapat mengunjungi website “IBPA”, tapi disini kita menggunakan tingkat kupon 10%.

Cara Menghitung Valuasi saham metode Graham Value

Valuation = EPS x (7 + 1G) x (6.5/10%)

Contoh berikut ini diambil dari Kasus Saham TLKM (PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk)

EPS     = 224.40

G          = 15%

AAA     = 10%

Valuation = (224.40 x (7+15) x 6.5/10 = 3,208.92

Kesimpulan

Membeli saham dengan kita mengetahui harga wajarnya membuat kita dapat lebih tenang dalam berinvestasi. Akan tetapi valuasi bukanlah suatu angka yang mutlak, valuasi hanya kisaran angka yang di proyeksikan, jika anda memasukan asumsi yang berbeda akan mempengaruhi hasil valuasi.

Valuasi Dengan Metode Graham Value merupakan metode yang sederhana, akan tetapi anda harus terus menyesuaikan beberapa asumsi seperti risk free, nilai EPS dan Kupon Obligasi, dll. Melakukan Valuasi menggunakan beberapa metode valuasi akan menjamin keakuratan analisa anda, maka anda dapat mengkombinasikan metode graham value dengan valuasi yang lain.

 

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar