Pemrosesan Batch

Pemrosesan Batch

Apa itu Pemrosesan Batch?

Batch Processing adalah suatu model proses pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.

Sejarah Pemrosesan Batch

Untuk perusahaan besar, pemrosesan batch menjadi cara normal untuk kompilasi data, pengorganisasian, dan pembuatan laporan. Sekitar pertengahan abad ke-20 dengan diperkenalkannya komputer, Herman Hollerith (1860-1929) mengembangkan sebuah kartu sekitar tahun 1890 ketika ia bekerja sebagai ahli statistik untuk Biro Sensus AS. Kartu berlubang inilah yang menjadi awal untuk pemrosesan batch yang tersebar luas sekitar 50 tahun kemudian.

Fungsi pemrosesan batch modern saat ini sudah sepenuhnya otomatis untuk memenuhi kondisi waktu tertentu. Beberapa tugas dilakukan dengan segera, dan tugas lainnya dilakukan secara real-time.

Contoh Pemrosesan Batch

Pekerjaan pemrosesan batch dijalankan pada waktu yang dijadwalkan secara teratur atau sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, tagihan untuk layanan berlangganan yang diterima oleh konsumen biasanya dibuat dengan pemrosesan batch setiap bulan agar menjadi lebih mudah.

Keuntungan dari Pemrosesan Batch

1. Lebih Cepat dan Biaya Lebih Rendah

Biaya operasional seperti tenaga kerja dan peralatan dapat tergantikan oleh pemrosesan batch. Hal ini dikarenakan batch telah menghilangkan kebutuhan pegawai manusia dan perangkat keras fisik seperti komputer. Dan karena pemrosesan batch dirancang agar cepat dan efisien, serta untuk mengurangi kesalahan manusia, biaya alokasi pegawai dapat dialokasikan ke pos lainnya.

2. Fitur Offline

Sistem pemrosesan batch dapat bekerja secara offline di mana saja, kapan saja. Hal Itu berarti batch process terus bekerja di luar jam kerja biasa. Pekerja dapat yakin bahwa batch process akan tetap bekerja tanpa mengganggu rutinitas harian organisasi.

3. Pendekatan Hands-Off

Memiliki sistem pemrosesan batch memberi manajer lainnya waktu untuk melakukan pekerjaan mereka sendiri tanpa harus menghabiskan waktu untuk mengawasi batch. Peringatan akan dikirim jika ada masalah dalam batch process.

Kekurangan dari Pemrosesan Batch

 1. Penerapan dan Pelatihan

Semakin banyak melibatkan teknologi maka tingkat pelatihan diperlukan untuk mengelola sistem pemrosesan batch. Manajer perlu mempelajari apa yang memicu batch, cara menjadwalkannya dll.

2. Debugging

Seseorang di dalam perusahaan atau organisasi harus terbiasa dengan sistem. Hal Itu dikarenakan proses dan perancangan bisa sangat kompleks. Tanpa ada orang yang berpengetahuan dalam tim akan cukup merepotkan.

3. Biaya

Untuk biasa investasi awak bisa sangat mahal.

------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar